Tuesday, July 20, 2010

....

Langit yang tadinya cerah ,
berarak awan menemui hujan ,
gelap ,
guruh menghiasi kaki langit .
hujan gerimis makin lebat .
bumi Allah sekali lagi
di basahi hujan .
Betapa nikmatnya hembusannya ,
kesejukan menusuk ke tulang hitam .
Menggigil dalam kegelapan malam .
Malam terus larut .
Masa yang terus pergi ,
tak pernah menunggu sekalipun .
Saat hati terdampar di pantai ombak rindu ,
rindu yang tak pernah surut .
Kasih yang tak pernah padam .
Aku terus mengorak langkah ,
meninggal duka lara yang tak pernah surut
membelenggu jiwa .
Perginya aku bukan
melarikan diri ,
cuma mencari sekelumit ruang
untuk aku mengumpul
kekuatan
untuk berhadapan dengan kesakitan
yang tak mungkin
ku temu ,
penawarnya .
Biar aku sendiri ,
biar aku menangis .
Jangan pernah kembali padaku
membawa seribu kelukaan .
Perit !

No comments:

Post a Comment